Siti Komariah Anggota DPRD Lumajang F-PKB Gelar Kajian Kitab Qutuful Falihin Bersama Gus Ahmad Labib Nur

 

Lumajang | mmc.co.id

Pada hari yang bahagia dalam rangka menyambut Maulid Muhammad SAW, Siti Komariah, Anggota DPRD Lumajang F-PKB, mengadakan acara spesial yang sangat berarti. Acara tersebut adalah Kajian Kitab Qutuful Falihin yang dipimpin oleh Gus Ahmad Labib Nur, seorang ulama terkemuka dari Bangsalsari-Jember, Selasa (10/10/2023)

 

Acara tersebut dilaksanakan di kediaman Siti Komariah di Randuagung, Lumajang, dan dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias.

 

Dalam kajian ini, Gus Ahmad Labib Nur membahas berbagai kandungan yang terdapat dalam Kitab Qutuful Falihin. Kitab ini merupakan salah satu karya penting yang mengandung ajaran-ajaran Islam yang berharga.

IMG-20231010-WA0282
Gus Ahmad Labib Nur dalam Kajian Kitab Qutuful Falihin bersama jamaah Randuagung

Dalam kajiannya Gus Ahmad, menyampaikan tentang kemulian Rosulullah Muhammad SAW, yang sejak lahir sudah beda. dilahirkan dalam keadaan sujud dan badannya wangi. Lahir di bulan Robiul Awwal, bukan yang paling afdhol bagi ummat Muhammad SAW.

 

Selain itu, acara tersebut juga melibatkan pembacaan Asroqol, sholawat Nabi yang sangat populer di kalangan masyarakat muslim. Pembacaan Asroqol ini menjadi momen yang membuat suasana semakin meriah dan penuh kekhidmatan.

IMG-20231010-WA0281

Siti Komariah, selaku tuan rumah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan bisa mengadakan acara berharga ini. Beliau juga berharap agar acara ini dapat memberikan manfaat dan kedamaian bagi semua jamaah yang hadir, tidak hanya hari ini tapi berkelanjutan dimasa depan.

 

Acara tersebut menjadi momen spesial yang tidak hanya menyambut Maulid Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap agama Islam. Semoga acara ini memberikan inspirasi dan keberkahan bagi semua yang hadir.

(sin)

Penulis: sinEditor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *