mmcsriwijaya.id || Lahat 09-03-2023.
Musibah Banjir Bandang sempat membuat panik Masyarakat Kabupaten Lahat,Banjir bandang terjadi sekira pukul 08.00 wib hingga pukul 11.00 wib tanggal 09/03/2023
Banjir diakibatkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi turun secara terus menerus sejak dini hari pukul 03.00 Wib
Banjir bandang tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga dan persawahan terendam air serta beberapa Fasilitas Umum yang ada di desa, kelurahan, kecamatan di kabupaten Lahat mengalami kerusakan dikarenakan tersapu Air yangeberasal dari Sungai Lematang yang meluap, lebih kurang hampir mencapai ketinggian 4 meter hingga 5 meter dari permukaan Sungai
Kejadian banjir bandang di kabupaten Lahat menjadi perhatian pemerintah propinsi sumatera Selatan,sekitar pukul 15.00 wib Gubernur Propinsi Sumatera Selatan H.Herman Deru.SH beserta rombongan dengan mengunakan Helikopter datang ke Kabupaten Lahat
Daerah lokasi Desa yang terkena Banjir dikunjungi oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru.SH yakni desa Lubuk Sepang kecamatan Pulau Pinang Desa yang terkena Banjir dikunjungi yang dikunjungi yakni desa Lubuk Sepang kecamatan Pulau Pinang kabupaten Lahat
Kedatangan Gubernur didampingi Bupati Lahat Cik Ujang, SH, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi, ST, Dandim 0405/Lahat diwakili, Kapolres Lahat diwakili, kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah H. Ali Apandi, beberapa kepala OPD , Camat Pulau Pinang beserta jajaran langsung meninjau lokasi Banjir
Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru, SH menghimbau kepada Masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati karena saat ini iklim cuaca sedang Ektrim hujan akan turun secara terus menerus sehingga rawan Longsor dan Banjir.
Selain itu gubernur memperingatkan untuk menjaga dan memperbaiki Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga mencegah terjadi Banjir Bandang, disela sela kunjungan Gubernur Sumsel Bupati Lahat Cik Ujang SH sembari langsung memberikan Bantuan berupa Sembako kepada Korban Banjir
Disisi lain dilokasi nampak Aparat TNI dari Kodim 0405/Lahat pun turut berjibaku membantu masyarakat untuk menyeberangi sungai mengakut bantuan yang lokasi sulit di jangkau oleh kendaraan pengakut Sembako .
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lahat berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan yang di alami Masyarakat yang tertimpa musibah Banjjr Bandang (M.Umar)












