mmcsriwijaya.id || 31 Januari 2023.
Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Dr. Ilham Djaya, SH,MH,MPd ke Lapas Kls II A Lahat selain turut hadir dalam acara Penanda kerjasama antara aparat penegak hukum dengan stake holder juga Meresmikan Blok LP Anak yang berlokasi dalamLapat Kls IIA Lahat
Peresmian Blok LP Anak oleh Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham dampingi oleh Wakil Bupati Lahat H. Haryanto, SE,MM, Kalapas Lahat Imam Purwanto, BcIP, SH.MH, Forkopimda kabupaten Lahat, sesuai Acara Penanda tangan MOU dengan 12 Stake holder yang di tandai dengan Penguntingan Pita dan Penanda Tangan diatas Batu Prasasti Peresmian
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kls IIA Lahat Imam Purwanto, BcIP. SH.MH menyampaikan sebelum adanya Blok LP Anak Bangunan Blok tersebut merupakan tempat Isolasi bagi Warga Binaan yang melakukan Pelanggaran di dalam Lapas (Strap) namun seiring dengan kemajuan perkembangan maka Blok tersebut di lakukan Renovasi sehingga yang awal nya terkesan tidak layak huni bagi Warga Binaan Alhamdullilah Blok tersebut sudah tampil seperti layak nya Blok Blok lain, lebih luas dan ditempat untuk LP. Anak.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Dr Ilham Djaya, SH.MH.MPd kepada awak media mengatakan Terimakasih kepada Kalapas Lahat dan hari ini kami meresmikan Blok LP anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat.
Seharus nya Anak anak setidaknya tidak bergabung dengan warga binaan yang dewasa, dikarenakan kondisinya Sarana dan Prasarana yang keterbatasan dari Luasnya laha’n Banguna Lapas KlsIIA Lahat sehingga anak anak bloknya berdampingan dengan Blok orang dewasa .
Mudah mudahan kedepan Lapas Lahat akan memiliki tempat Yang Baru cukup luas hingga kondisi huni bagi Warga binaan dapat lebih baik dati wacana yang sudah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lahat akan memberikan /Hibah Lahan seluas 5 Ha untuk Pembangunan Lapas Baru yang berlokasi di Desa Tanjung Payang kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat.
Dari data hari Selasa Tanggal 31 Januari 2023 warga binaan di Lapas kelas IIA Lahat berjumlah 527 orang diantaranya Anak anak 14 orang, wanita 13 orang kondisi yang sudah over kapasitas Sementara untuk Daya Tampung Huni Warga binaan hanya lebih kurang 250 orang.
(Pewarta M. Umar)












