Salah satu pengusaha bakso yang lokasi tidak jauh dari gudang yang di duga di jadikan tempat pengoplosan gas Elpiji, mengatakan saat di konfirmasi team media TRABAS KJN mengatakan, memang ada ledakan kemaren sekitar jam 11 00 Wib. “Memang kemarin ada ledakan, setelah ada ledakan ada orang keluar dengan mengendarai sepeda motor tidak pakai baju, namun kami belum tau pasti siapa orang nya,” ungkapnya.
Setelah ramai ada penemuan mayat, baru saya mendapatkan informasi bahwa korban tersebut kemarin sempet membeli 3 buah odol. Memang dulu ada informasi kalau gudang itu di jadikan tempat pengoplosan tabung gas Elpiji, namun, setelah lebaran, ada informasi lagi bahwa gudang itu sudah tidak di tempati untuk mengoplos Elpiji lagi, tidak tau apa sebab nya.
Kanit Reskrim Polsek Krejengan Aipda Ali Yunus saat di konfirmasi menyampaikan, “Memang kemarin sekitar jam 11. 45 Wib. kami sudah mendapatkan informasi ada ledakan, namun informasi tersebut ledakan berada sekitar Utara Polsek Krejengan, setelah kami tindak lanjuti dengan mencari informasi ledakan, di sana tidak ada ledakan,”ucapnya.
Akhirnya kami Meminta infonya kepada semua Kepala Desa se Kecamatan Krejengan lewat group watshap, akan tetapi kami tidak mendapatkan informasi. Pasca kejadian penemuan mayat tadi, di karenakan kondisi korban mengalami luka terbakar. Itu kami dalami dan kami kembangkan, dan pada akhirnya kami temukan tempat ledakan yang kemarin. Jadi, Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Probolinggo, Tuturnya.
(sin|roni)













