Jakarta, Jatim – 22 April 2026 – PT PLN (Persero) terus tancap gas memperkuat keandalan ekosistem kendaraan listrik seiring meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik, termasuk di DKI Jakarta. Komitmen ini diwujudkan melalui penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center ke-4 di Jakarta yang berlokasi di Sakura Garden City, Jakarta Timur.
Diketahui, SPKLU Center merupakan pusat pengisian daya kendaraan listrik berskala besar yang memiliki sedikitnya 10 konektor charger. Seperti yang tersedia di Sakura Garden City, PLN menghadirkan total 6 unit charger yang terdiri dari 3 unit _ultra fast charging_ berkapasitas 120 kW, 2 unit _ultra fast charging_ berkapasitas 200 kW, serta 1 unit _medium charging_ berkapasitas 22 kW, dengan total 10 konektor tipe CCS2 dan AC.
Langkah strategis PLN mempercepat infrastruktur hijau ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam membangun ekosistem transportasi masa depan di Jakarta.
“Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mempercepat transisi energi bersih di Jakarta,” ujar Syaripudin.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa penguatan infrastruktur SPKLU merupakan langkah strategis untuk memberikan kenyamanan dan kepastian bagi pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah. Hal ini sejalan dengan mandat Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong elektrifikasi nasional dan mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
“PLN terus bergerak dalam menjawab tantangan zaman. Kami tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga mendukung _green lifestyle_. Sesuai arahan Presiden untuk mengakselerasi elektrifikasi di berbagai sektor, PLN hadir memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pengguna EV. Peningkatan infrastruktur ini adalah simbol kesiapan kita dalam menyambut era transportasi hijau yang kian diminati masyarakat,” tegas Darmawan.












