Wujudkan Ketahanan Pangan, PLN UIP JBTB Salurkan Bantuan Program TJSL untuk Petani Milenial Melon di Winong Boyolali

“Generasi petani itu tidak ada pembaruan, sehingga dari PT PLN (Persero) membantunya ke Karang Taruna ini agar nanti pemuda-pemuda ataupun petani milenial bisa berkembang,” urainya. “Karena petani sekarang ini maunya tidak kotor, tidak berat, sehingga masuknya di pertanian yang ada greenhouse-nya,” imbuh Suyanta.

Dukungan senada juga diberikan oleh Camat Boyolali, Darmono. Ia mengapresiasi keberlanjutan program yang dihadirkan oleh PT PLN (Persero) di wilayahnya.

“PLN telah membantu yang kedua untuk desa kami. Semoga bantuan yang kedua ini jauh lebih menarik dengan diversifikasi tanaman menjadi cita-cita kita bersama sebagaimana program nasional ketahanan pangan,” jelas Darmono. “Ketahanan pangan di atas kertas tidak ada gunanya. Dengan bantuan PT PLN (Persero) ketahanan pangan di Kecamatan Boyolali segera terwujud lebih optimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Winong, Suarman, menjelaskan bahwa pada tahap kedua ini, Melati Sakti Farm menanam sekitar 500 pohon melon dengan menguji coba lima varian baru, yaitu New Kinanti, Sweet Lavender, The Blues, Seakit Grow, dan Sunny. Langkah inovatif ini dilakukan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan jenis melon yang paling optimal dibudidayakan pada tahap berikutnya.

“Untuk tahap kedua ini memang kami tambah beberapa varian, agar untuk tahap ketiga nanti, kami bisa memilih jenis melon untuk kami maksimalkan. Jadi untuk yang tahap ketiga nanti, kami tetap memilih beberapa varian, enggak semuanya, agar kami lebih maksimal,” tutur Suarman.

Dari kelima varian yang diuji coba tersebut, Suarman mengungkapkan bahwa jenis New Kinanti dan Sweet Lavender mencatatkan hasil paling adaptif dengan tingkat keberhasilan panen yang sangat memuaskan, yakni mencapai 80 persen.

Melalui sinergi yang kuat antara PT PLN (Persero) UIP JBTB, pemerintah daerah, dan petani milenial Desa Winong, program ini diharapkan dapat menjadi rujukan (role model) bagi program pemberdayaan masyarakat berbasis agroindustri di tempat lain, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. (@dex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *