Alih – alih Kesepakatan, Harga Pupuk Melambung Jauh Diatas HET

  • Whatsapp
c6dfb92862357cff6f99f9659fc3d7d9faa37dea3991c00386e08a5fff76f2fa.0_copy_508x339

Gambar Ilustrasi

Bojonegoro | MMC – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau distributor dan pengecer atau penyalur agar menjual pupuk bersubsidi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan Pemerintah. Perseroan pun tidak ragu untuk menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan harga. Sebab hal tersebut mengganggu prinsip penyaluran 6 Tepat, yakni tepat jumlah, waktu, tempat, jenis, mutu dan harga.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak segan menindak tegas para distributor dan kios-kios yang tidak menyalurkan pupuk bersubsidi dengan jujur. Sebagai sanksi Kami selaku produsen berhak mencabut izin distribusi dan penyalurannya. Kami ingatkan juga bahwa setiap tindakan penyelewengan pupuk bersubsidi dapat dijerat hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana, pada media beberapa waktu lalu.Kendati kerap di himbau namun masih kerap ditemukan tingginya harga pupuk bersubsidi yang melambung jauh diatas HET.

Hal itu dirasakan para petani desa Tikusan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, memasuki musam tanam saat ini para petani membeli pupuk dengan harga Rp 130 ribu persak untuk pupuk jenis Urea, dan Phonska, mereka membeli pupuk dari Kelompok tani setempat.

“Tahun lalu Rp.125 ribu persak untuk pupuk jenis Urea, dan saat ini naik, menjadi Rp 130 ribu persak Urea, dan Phonska. ” Kata S, salah satu petani desa Tikusan kepada media ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan