Lumajang | MMC.co.id
Upaya memenuhi kebutuhan air bersih layak konsumsi bagi masyarakat terus dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang. Pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, jajaran PDAM mendatangi Perumahan Grand Lembayung Indah untuk menggelar sosialisasi langsung kepada warga.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Lukman Hakim, S.Sos, Bagian Perencanaan Solikin, Kepala Unit PDAM Kunir Slamet, serta sejumlah petugas lainnya. Sosialisasi berlangsung santai di lingkungan perumahan dengan diikuti antusias oleh warga setempat.
Dalam pemaparannya, Lukman Hakim menjelaskan secara rinci mekanisme menjadi pelanggan baru PDAM, mulai dari proses pemasangan sambungan, jaringan pipa, instalasi meter air, hingga sistem pembayaran bulanan. Ia juga memaparkan tarif kubikasi air serta prosedur administrasi yang harus dipenuhi calon pelanggan.
“Yang paling penting, saat ini masih ada program promo pemasangan baru dengan potongan biaya sebesar Rp500 ribu. Kami harap warga bisa memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Lukman di hadapan peserta sosialisasi.
Ia menambahkan, jika proses berjalan lancar, paling lambat akhir Mei 2026 warga Grand Lembayung Indah sudah dapat menikmati layanan air bersih yang layak konsumsi dari PDAM Tirta Mahameru.
Program ini sekaligus menjadi jawaban atas harapan warga yang telah lebih dari satu tahun menantikan akses air bersih. Selama ini, sebagian warga terpaksa menggunakan air yang hanya layak untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK), sementara kebutuhan memasak dan minum harus dipenuhi dengan membeli air isi ulang.
Salah satu warga, Lilik, mengaku lega dan menyambut baik langkah PDAM tersebut.
“Kami sangat senang. Selama ini untuk minum dan masak harus beli air galon, sekitar Rp5 ribu per galon. Semoga dengan adanya PDAM, kebutuhan air bersih kami bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, PDAM Tirta Mahameru menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan serta memperluas akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di kawasan permukiman yang selama ini belum terlayani secara optimal.
(sin)














