Lumajang | mmc.co.id
Jalan desa di Kabupaten Lumajang bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat. Ketika jalan rusak, distribusi hasil pertanian terhambat, biaya logistik meningkat, dan aktivitas ekonomi melambat.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang melanjutkan program percepatan perbaikan jalan bertajuk NGAPLING pada tahun 2026. Program ini difokuskan untuk memperbaiki akses di wilayah-wilayah strategis, khususnya yang menghubungkan kawasan produksi dengan pusat distribusi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah pedesaan.
“Perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi membuka akses dan mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat (17/4/2026).
Selama ini, kerusakan jalan menjadi kendala utama bagi petani dalam mendistribusikan hasil panen. Waktu tempuh yang lebih lama, ongkos angkut yang tinggi, hingga risiko kerusakan barang menjadi persoalan nyata di lapangan.
Melalui program NGAPLING, pemerintah daerah berupaya mengurai hambatan tersebut dengan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Perbaikan ini diharapkan mampu menekan biaya distribusi, mempercepat arus barang, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain itu, konektivitas yang semakin baik juga diyakini dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di masyarakat, mulai dari usaha kecil, jasa angkutan, hingga sektor perdagangan.
Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Dengan akses yang lebih merata, masyarakat desa diharapkan memiliki peluang ekonomi yang lebih setara.
Meski demikian, pemerintah juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti kondisi geografis, faktor cuaca, serta intensitas penggunaan jalan. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan dilakukan secara lebih adaptif dan berbasis data.
Keberhasilan program NGAPLING nantinya tidak hanya diukur dari panjang jalan yang diperbaiki, tetapi dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(sin)














