Tingkatkan Gizi Generasi Emas, SPPG Rahayu Gedangmas 2, Randuagung Resmi Beroperasi

LUMAJANG | MMC.co.id

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 mulai diperkuat di tingkat desa. Hal ini ditandai dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) Rahayu Gedangmas 2 yang berlokasi di Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Senin (20/4/2026).

Acara peresmian ini dihadiri oleh Camat Randuagung, Mawi Mujayanti; Kepala Desa Gedangmas; Ketua Yayasan Rahayu, Didik Widiyanto; perwakilan Koramil Randuagung; serta jajaran kru SPPG dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Randuagung Mawi Mujayanti memberikan apresiasi tinggi atas berdirinya SPPG ini. Ia menekankan bahwa kualitas sarana prasarana dan bangunan gedung sudah sangat memenuhi syarat untuk mendukung program prioritas pemerintah.

“Kami melihat kondisi fisik bangunan dan sarana prasarana terpenuhi dengan baik. Ini adalah langkah nyata dalam menyehatkan generasi kita menuju 2045,” ujar Mawi Mujayanti. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah (IPAL) dan akurasi data penerima manfaat, khususnya bagi bayi, ibu menyusui, dan balita (B3).

Senada dengan Camat, Kepala Desa Gedangmas, Reza menyatakan rasa terima kasihnya karena wilayahnya dipilih sebagai lokasi dapur sehat ini. Selain membantu pemenuhan gizi, keberadaan SPPG ini terbukti memberikan dampak ekonomi nyata dengan menyerap tenaga kerja dari warga lokal Desa Gedangmas.

Kepala SPPG Gedangmas 02, Fahri Salim, memaparkan bahwa satuan pelayanan yang dipimpinnya didukung oleh 47 relawan. “Penerima manfaat kami berjumlah 1.500 KPM yang tersebar di Desa Buwek dan Desa Ranuwurung, mencakup 21 sekolah,” jelas Fahri, pria asal Makassar yang kini bertugas di Jawa Timur tersebut.

Untuk menjamin kualitas makanan, Ketua Yayasan Rahayu Didik Widiyanto menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem filtrasi yang ketat, mulai dari penerimaan bahan baku hingga hidangan siap disajikan.

“Kami berkomitmen memberikan manfaat maksimal. Selain kualitas hidangan yang terus ditingkatkan, kami juga memastikan aspek lingkungan terjaga melalui mesin pengolahan limbah yang modern agar air buangan tetap bersih,” tutur Didik.

Operasional SPPG ini juga didukung oleh tenaga profesional, termasuk Akuntan Helmi Azzamudin Arromzy dan Ahli Gizi Nurhasah, untuk memastikan pengelolaan manajemen dan standar gizi makanan tetap terjaga sesuai aturan yang berlaku.

(sin)

Penulis: sinEditor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *