Lumajang | MMC.co.id
Komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan dan kebersihan terus ditunjukkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rowokangkung 02 yang berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Nurul Islam (YANURIS) Dapur Wulan ini melayani sebanyak 1.980 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan ID Mitra BQXKTL dan ID SPPG 9MA164SG, SPPG Rowokangkung 02 tidak hanya mengutamakan kualitas makanan yang diproduksi, tetapi juga menerapkan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat pada seluruh lini pelayanan.
Sri Wulandari Yurike R selaku PIC Mitra SPPG Rowokangkung 02 kepada MMC.co.id menuturkan bahwa pelayanan dan kebersihan merupakan prioritas utama dalam operasional sehari-hari.
“Pelayanan dan kebersihan menjadi prioritas kami. Sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang kami gunakan telah memenuhi standar dengan proses pengolahan yang tepat. Hal itu menjadikan lingkungan SPPG tetap bersih, nyaman, dan segar,” ungkap Sri Wulandari.

Ia menjelaskan, penerapan standar kebersihan tidak hanya dilakukan di area dapur, tetapi juga mencakup seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan. Setiap kendaraan operasional yang selesai digunakan untuk distribusi makanan selalu dibersihkan dan dicuci sebelum dipersiapkan kembali untuk kegiatan operasional berikutnya.
“Kami memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi bersih dan siap digunakan setiap hari. Kebersihan merupakan bagian dari standar pelayanan yang wajib kami jaga,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, fasilitas yang dimiliki SPPG Rowokangkung 02 terbilang lengkap. Mulai dari bangunan pelayanan yang representatif, area parkir kendaraan operasional yang tertata, hingga keberadaan sistem IPAL yang dirancang untuk mendukung sanitasi lingkungan secara optimal.
Pengelolaan limbah juga menjadi salah satu perhatian penting dalam operasional dapur MBG. Melalui sistem IPAL yang terstandar, limbah cair hasil kegiatan produksi terlebih dahulu melalui proses pengolahan sebelum dialirkan ke saluran pembuangan sehingga tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, kebersihan area dapur, peralatan memasak, dan lingkungan sekitar terus dijaga secara berkala guna memastikan makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat memenuhi standar keamanan pangan.
Penerapan standar operasional tersebut menjadi bagian dari upaya SPPG Rowokangkung 02 dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada 1.980 penerima manfaat di wilayah Kecamatan Rowokangkung.
Dengan mengedepankan prinsip kebersihan, sanitasi, dan pelayanan yang optimal, SPPG Rowokangkung 02 diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pelaksanaan dapur MBG yang profesional, sehat, dan berkelanjutan.
(sin)













