“PLN tidak hanya menjalankan tugas kelistrikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Di bulan penuh berkah ini, kami berharap santunan yang diberikan dapat meringankan beban sekaligus menjadi wujud syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk berbagi,” jelas Rizal.
Sebagai bentuk transparansi dan kedekatan dengan masyarakat, penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima dari berbagai kalangan. Santunan anak yatim disalurkan melalui Panti Asuhan Al-Ikhlas, Panti Asuhan Aisyiyah, dan Panti Asuhan Al Falah. Dukungan kepada para pengajar agama diberikan kepada guru ngaji dari TPQ Rumah Qur’an, TPQ Baitul Izza, serta Pondok Pesantren Al Khaerat.
Selain itu, PLN juga menyalurkan santunan kepada para marbot masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga rumah ibadah. Bantuan turut diberikan kepada masyarakat prasejahtera, serta ditutup dengan penyerahan santunan kepada para santri Pondok Pesantren Al Khaerat.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, sekaligus momentum untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan menjelang Idulfitri.
“Melalui Safari Ramadan ini, PLN ingin memastikan kehadiran nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai. Selain berbagi santunan, kami juga memastikan seluruh personel siaga penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama masa Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan terang dan nyaman,” pungkas Usman. (@dex)













