Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara turut menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga kelistrikan. Para personel dilengkapi berbagai peralatan pendukung, diantaranya 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit _Uninterruptible Power Supply_ (UPS), 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat apabila terjadi gangguan kelistrikan.
“Kami juga melakukan pengamanan berlapis pada lokasi-lokasi prioritas seperti masjid, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, serta fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” tambah Mundhakir.
Guna mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi baik jalur tol maupun non-tol.
Tak hanya itu, untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, PLN mengimbau pentingnya mengakses aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat melaporkan gangguan listrik, membeli token, membayar tagihan, hingga mengakses fitur Trip Planner dan AntreEV bagi pengguna kendaraan listrik.
“PLN UID Sumatera Utara telah mempersiapkan seluruh infrastruktur distribusi agar berada dalam kondisi optimal serta didukung kesiapan personel siaga di berbagai titik strategis. Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tutup Mundhakir. (@dex)













