Lumajang | MMC.co.id
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) Lumajang 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Wirabhakti, Senin (22/6/2026). Ajang olahraga pelajar tersebut menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet muda sekaligus upaya menjaring bibit-bibit unggul yang diproyeksikan mewakili Kabupaten Lumajang pada berbagai kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menegaskan bahwa Popkab bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali, tetapi juga sarana membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan mental juara bagi para pelajar.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan anak-anak Lumajang untuk menumbuhkan cita-cita berprestasi. Yang terpenting bukan hanya piala, tetapi bagaimana kalian berjuang memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, nilai-nilai positif yang diperoleh melalui olahraga akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk saat berkompetisi di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Bunda Indah juga berharap Popkab dapat menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, tangguh, dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, Zainul Rofik, menjelaskan bahwa Popkab 2026 merupakan bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi yang berjenjang. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana seleksi atlet pelajar yang nantinya akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur.
“Popkab ini merupakan ajang pencarian bibit atlet di Kabupaten Lumajang. Harapannya, pada event-event berikutnya seperti Popda maupun Porprov Jawa Timur, jumlah medali yang diraih kontingen Lumajang dapat terus meningkat,” katanya.
Ia mengakui bahwa target peningkatan prestasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Dispora Lumajang. Karena itu, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, atlet, dan para pelatih guna menyusun langkah strategis dalam meningkatkan capaian prestasi daerah.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ke depan kami akan mengagendakan pertemuan bersama cabang olahraga, atlet, dan pelatih untuk mendiskusikan strategi peningkatan prestasi serta perolehan medali pada berbagai event olahraga yang akan datang,” ujarnya.
Zainul menambahkan, sosialisasi pelaksanaan Popkab telah dilakukan jauh hari dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari cabang olahraga, sekolah, hingga organisasi olahraga terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh potensi atlet pelajar di Kabupaten Lumajang dapat terakomodasi dan berpartisipasi dalam ajang tersebut.
“Untuk sosialisasi sudah kami lakukan dengan melibatkan cabang olahraga, sekolah, dan berbagai pihak terkait. Harapannya, Popkab ini bisa menjadi penyemangat bagi para atlet muda sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga Kabupaten Lumajang di masa mendatang,” tambahnya.
Popkab Lumajang 2026 diikuti oleh pelajar dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, di antaranya renang, taekwondo, panahan, sepak takraw, serta sejumlah cabang olahraga lainnya.
Melalui penyelenggaraan Popkab 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dapat menciptakan ekosistem olahraga pelajar yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Lumajang di tingkat provinsi maupun nasional.
(sin)














