Kabar Baik bagi Orang Tua Siswa, Pemkab Lumajang Siapkan Seragam Gratis

Lumajang | MMC.co.id

Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Lumajang meminta para orang tua siswa untuk tidak terburu-buru membeli seragam sekolah baru. Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri yang saat ini masih dalam tahap persiapan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa program seragam gratis merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya pada masa awal tahun ajaran yang identik dengan meningkatnya kebutuhan pendidikan.

Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu, selama proses penyusunan data dan penganggaran berlangsung, sekolah diminta memberikan toleransi kepada siswa baru terkait penggunaan seragam.

“Anak yang baru masuk SD masih boleh menggunakan seragam TK, begitu juga siswa yang baru masuk SMP dapat memakai seragam SD yang masih layak. Jika memiliki seragam bekas milik kakak atau saudaranya yang masih bagus, itu juga dapat digunakan sementara,” ujar Bunda Indah, Kamis (16/7/2026).

Ia menekankan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan seluruh anak dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa terbebani kewajiban membeli perlengkapan sekolah dalam waktu singkat.

Karena itu, Pemkab Lumajang juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar tidak mewajibkan orang tua membeli seragam baru sebelum program bantuan seragam gratis direalisasikan.

“Sekolah tidak perlu meminta orang tua membeli seragam terlebih dahulu. Tunggu program seragam gratis dari pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bunda Indah menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini masih melakukan sinkronisasi data jumlah peserta didik baru berdasarkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan anggaran sekaligus jumlah seragam yang akan disediakan.

“Kami tidak bisa menentukan kebutuhan secara perkiraan. Karena itu, kami menunggu data final hasil SPMB terlebih dahulu agar jumlah seragam yang disiapkan sesuai dengan jumlah siswa penerima,” jelasnya.

Pemkab Lumajang berharap kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mengurangi tekanan ekonomi keluarga pada awal tahun ajaran. Program seragam gratis ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa terkendala faktor ekonomi.

(sin)

(Sumber: Diskominfo Kabupaten Lumajang)

Editor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *