Mahasiswa KKN Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Siap Dampingi Desa Ranu Agung dalam Edukasi, Pertanian, Peternakan, dan Pariwisata

  • Bagikan

Ranu Agung | MMC.co.id

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong menyatakan kesiapan penuh untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Desa Ranu Agung melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Fokus utama pelaksanaan KKN tahun ini meliputi penguatan edukasi generasi muda, pendampingan sektor pertanian dan peternakan, serta pengembangan potensi wisata desa secara berkelanjutan.

 

Kepala Desa Ranu Agung menyampaikan dukungan penuh terhadap kehadiran mahasiswa KKN di wilayahnya.

“Saya sangat mendukung adik-adik mahasiswa untuk melaksanakan KKN di Desa Ranu Agung. Semoga dengan hadirnya adik-adik mahasiswa, desa kami—khususnya di sektor wisata dan edukasi pemuda—dapat berkembang, serta seluruh program kerja yang direncanakan dapat berjalan dan berhasil dengan baik,” ujarnya.

 

Dalam bidang edukasi, mahasiswa KKN UNZAH Genggong akan mendampingi generasi muda Desa Ranu Agung melalui kegiatan bimbingan belajar, penguatan literasi dasar, pembentukan karakter, serta edukasi berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus membentuk sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

 

Pada sektor pertanian dan peternakan, mahasiswa KKN siap membantu masyarakat melalui edukasi praktik pertanian yang lebih efektif, pemanfaatan lahan secara optimal, serta pendampingan kepada peternak terkait pengelolaan pakan, kebersihan kandang, dan kesehatan ternak. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat desa.

 

Selain itu, mahasiswa KKN UNZAH Genggong juga berkomitmen mendukung pengembangan potensi wisata Desa Ranu Agung. Upaya yang dilakukan meliputi pemetaan potensi wisata alam, edukasi sadar wisata kepada masyarakat, serta penguatan promosi berbasis media digital dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.

 

Ketua KKN Desa Ranu Agung, Jalaluddin Bayu Pamungkas, menegaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin KKN ini berbeda dari biasanya. Kami benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan mencari cara terbaik untuk memperkenalkan wisata Ranu Agung agar mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” tegasnya.

 

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN ini diharapkan mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi Desa Ranu Agung. Kehadiran mahasiswa KKN UNZAH Genggong tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra strategis desa dalam mewujudkan pembangunan yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

(roni)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *