Membangun Peternak Mandiri dan Berdaya Saing : Warga Binaan Lapas Lumajang Mandiri Lewat Peternakan Ayam Petelur

Lumajang | MMC.co.id

Kehidupan warga binaan di Lapas Kelas IIB Lumajang tidak hanya diisi dengan menjalani masa pidana di dalam sel. Melalui program pembinaan kemandirian, para warga binaan juga diberikan berbagai keterampilan kerja produktif, salah satunya pembinaan peternakan ayam petelur, Senin (18 Mei 2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun mental mandiri sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Program peternakan ayam petelur tersebut bahkan menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Dari pengelolaan kandang yang dilakukan warga binaan, produksi telur yang dihasilkan mencapai kurang lebih 10 kilogram setiap harinya. Hasil tersebut tidak hanya menjadi bentuk pembinaan produktif, tetapi juga mendukung upaya ketahanan pangan melalui sektor peternakan.

Kasubsie Giatja Joko menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami berharap dapat mengubah mindset warga binaan untuk bisa mandiri ke depannya dan tidak mengulangi pelanggaran hukum,” ujar Joko.

Selain melatih keterampilan teknis dalam beternak, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat produktivitas bagi warga binaan. Melalui program pembinaan seperti ini, Lapas Kelas IIB Lumajang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berdampak positif, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga memiliki kesempatan memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih mandiri.

(sin)

Penulis: sinEditor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *