Lumajang |MMC.co.id
Jamaah Sholawat Wahidiyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lumajang memadati lokasi pelaksanaan Mujahadah Rubu’ussanah yang diselenggarakan Departemen Pembina Wanita (DPW) Wahidiyah Kabupaten Lumajang di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Sabtu (30/5/2026) malam.
Kegiatan rutin tiga bulanan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati, jajaran Forkopimcam Kunir, Kepala Desa Kunir Kidul beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengamal Sholawat Wahidiyah dari seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

Acara diawali dengan pembacaan Muqoddimah Sholawat Wahidiyah, dilanjutkan sambutan Ketua Perjuangan Wahidiyah Kabupaten Lumajang, kuliah Wahidiyah, serta ditutup dengan doa bersama.
Ketua Panitia Pelaksana, Leny Yulaita Rofiqoh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Mujahadah Rubu’ussanah yang dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah, serta mempererat tali silaturahmi antarjamaah.
Sementara itu, Ketua Perjuangan Wahidiyah Kabupaten Lumajang, M. Imron, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya Departemen Pembina Wanita Wahidiyah Kabupaten Lumajang yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Kunir Kidul yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara.
“Kegiatan Mujahadah Rubu’ussanah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai sarana memperkuat spiritualitas, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Perjuangan Wahidiyah yang dinilainya telah berkontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan pembinaan moral masyarakat.
Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu, keberadaan Wahidiyah selama ini telah membantu pemerintah dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berakhlak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Mujahadah Rubu’ussanah ini. Saya yakin doa-doa yang dipanjatkan malam hari ini dengan penuh keikhlasan akan diijabah oleh Allah SWT,” kata Bunda Indah.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga dan mengembangkan perjuangan Wahidiyah yang telah dirintis oleh para pendahulu dengan penuh pengorbanan.
Ia mengungkapkan bahwa perkembangan Wahidiyah hingga saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang patut dijaga bersama oleh seluruh pengamal.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbantu dengan keberadaan lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Perjuangan Wahidiyah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
“Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat berterima kasih atas kontribusi Wahidiyah dalam dunia pendidikan. Bahkan bukan Wahidiyah yang meminta bantuan kepada pemerintah, tetapi pemerintah yang selama ini banyak dibantu oleh Yayasan Perjuangan Wahidiyah,” tegasnya yang disambut antusias para jamaah.
Mujahadah Rubu’ussanah tersebut menjadi momentum penting bagi jamaah Wahidiyah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat persatuan, sekaligus mendoakan kemajuan Kabupaten Lumajang agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kesejahteraan.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga akhir acara, mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus dijaga oleh keluarga besar Wahidiyah di Kabupaten Lumajang.
(sin)














