Dua Siswa SMK Negeri Pasirian Ukir Prestasi di Kejurprov 2026, Bawa Pulang Gelar di Arung Jeram dan Pencak Silat

  • Bagikan

Lumajang | MMC.co.id —

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Negeri Pasirian. Dua siswa dari sekolah tersebut berhasil mengharumkan nama sekolah melalui ajang Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Jawa Timur 2026 di dua cabang olahraga berbeda, yakni arung jeram dan pencak silat.

 

Prestasi pertama diraih Muhammad Edi Santoso, siswa kelas XII RPL SMK Negeri Pasirian, yang berhasil meraih Juara 3 kategori Down River Race – Junior Men dalam ajang KEJURPROV Arung Jeram Jawa Timur 2026.

 

Kompetisi tersebut berlangsung di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 3–6 September 2026. Edi harus menghadapi derasnya arus sungai serta persaingan dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

 

Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan ketangguhan Edi dalam menekuni olahraga arung jeram. Cabang olahraga ini tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga membutuhkan keberanian, konsentrasi, strategi, kekompakan tim, serta kemampuan mengambil keputusan dalam menghadapi kondisi arus yang dinamis.

 

Sementara itu, prestasi lainnya ditorehkan Leonydas Canhavaro, siswa kelas XII TKR B SMK Negeri Pasirian. Ia sukses meraih Juara Umum 2 pada kategori Pencak Silat Remaja–Dewasa KEJURPROV 2026.

 

Kejuaraan pencak silat tersebut digelar di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada 28–29 Agustus 2026. Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Leonydas sekaligus menunjukkan kemampuan siswa SMK Negeri Pasirian dalam bidang olahraga bela diri.

 

Dua prestasi tersebut semakin memperlihatkan bahwa pendidikan di SMK tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, bakat, mental, sportivitas, dan karakter melalui kegiatan nonakademik.

 

Kepala SMK Negeri Pasirian, Dermawan Triwahyono, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua siswanya tersebut.

 

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Muhammad Edi Santoso dan Leonydas Canhavaro. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, keberanian, serta semangat mereka dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Dermawan.

 

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan mengikuti berbagai kompetisi, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

“Sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki potensi dan prestasi. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya agar terus berlatih, berprestasi dan membawa nama baik SMK Negeri Pasirian,” tambahnya.

 

Sementara itu, Humas SMK Negeri Pasirian, Evan Agung, S.Pd., mengatakan keberhasilan kedua siswa tersebut menunjukkan bahwa peserta didik memiliki potensi yang beragam.

 

“Prestasi Muhammad Edi di cabang arung jeram dan Leonydas di pencak silat menunjukkan bahwa siswa SMK Negeri Pasirian memiliki potensi yang luar biasa di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi siswa lainnya,” ungkap Evan.

 

Ia menambahkan, prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan, kedisiplinan, konsistensi dan kemauan untuk terus berkembang.

 

“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga Edi dan Leonydas terus meningkatkan kemampuan, menjaga sportivitas dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Sekolah tentunya akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat mengembangkan bakat dan karakter siswa,” pungkasnya.

 

Keberhasilan Muhammad Edi Santoso dan Leonydas Canhavaro menjadi catatan positif bagi SMK Negeri Pasirian. Dua prestasi dari cabang olahraga berbeda tersebut sekaligus mempertegas semangat sekolah dalam mendorong peserta didik untuk berkembang dan berprestasi sesuai potensi masing-masing.

(sin)

Editor: Biro
  • Bagikan