Lumajang | mmc.co.id
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman menggelar kegiatan moderasi beragama bagi siswa-siswi dan mahasiswa-mahasiswi di 5 lokasi di Kabupaten Lumajang. Salah satu lokasi kegiatan ini adalah STIH Jenderal Sudirman Lumajang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Hal ini penting dilakukan mengingat generasi muda masih labil dan mudah terpengaruh oleh aliran-aliran yang intoleran.
Hisbullah Huda, SH. MH. C.Med, Ketua Umum Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lumajang dan Ketua IKADIN, yang juga ketua panitia penyelenggara kegiatan
Ketua Umum Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lumajang dan Ketua IKADIN, Hisbullah Huda, SH. MH. C.Med., yang juga ketua panitia penyelenggara kegiatan ini, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang toleran dan mampu menjaga komitmen kebangsaan, toleransi, serta menghormati perbedaan.
“memang setiap tahun itu secara bergiliran diadakan forum seperti ini jadi secara bergantian tempat-tempatnya, tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda baik yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas ataupun yang sudah duduk di perguruan tinggi sebagai contohnya adalah di sekolah tinggi ilmu hukum jendral Sudirman kabupaten Lumajang ini, ” ujar Hisbullah.
“mengingat anak seusia itu, masih labil mudah dimasuki oleh aliran-aliran yang intoleran,, jadi anak-anak seusia seperti ini kita tanamkan nilai-nilai kerukunan umat beragama jadi moderasi ini bukan ajaran agamanya dicampur adukkan tetapi toleransi yang dikedepankan jadi tidak ada toleransi yang dikotak-kotakan artinya toleransi secara umum, saling menghargai dalam hubungan kemasyarakatan,” jelas Hisbullah.

Ketua FKUB Lumajang, Asir, SH, HM., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya FKUB dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Lumajang. Asir juga berpesan kepada semua umat beragama agar rukun dan damai, serta menghindari radikalisme.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragamma (FKUB) Lumajang dan merupakan salah satu dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Jenderal Sudirman Lumajang, Asir, SH, HM., kepada media ini mengatakan,” Kegiatan ini programnya adalah 5 titik, tiga SLTA dan dua Perguruan Tinggi, yaitu STIH Jenderal Sudirman dan Widyagama Lumajang, ” ungkap Asir.
“dari kegiatan ini diharapkan kedepan mempunyai generasi muda yang toleransinya bagus, yang bisa menggantikan generasi tua ini, sehingga mereka tetap memegang teguh komitmen kebangsaan, toleransi, menghormati dan anti kekerasan,”tegasnya.
Dalam kesempatan ini ketua FKUB Kabupaten Lumajang Asir, SH., MH., berpesan kepada semua umat beragama agar rukun dan damai, ingatlah radikal tidak bisa dibenarkan oleh agama, agama apapun tidak mengajarkan radikalisme, siapapun yang bermain-main dalam NKRI pasti akan hancur dengan sendirinya.

Sementara itu, Muhammad Rosyid, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH menuturkan, pada hari ini Kamis tanggal 20 Juni 2024 bertempat di STIH Jendral Sudirman Kabupaten Lumajang, bekerjasama dengan forum kerukunan umat beragama kabupaten Lumajang untuk meningkatkan kesatuan, bahwasanya di Lumajang ini ada beberapa agama, yang di STIH ini bukan hanya beragama muslim ada umat Kristen dan Katolik, makanya penting diadakan kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi, untuk memperkuat kerukunan yang ada di mahasiswa STIH Kabupaten Lumajang.
“Memang kegiatan ini sangat penting karena dilihat diantara mahasiswa atau kerukunan antar umat beragama sudah mulai berkurang di masyarakat, maka kami berinisiatif dibantu oleh FKUB Kabupaten Lumajang untuk mengadakan kegiatan ini yang tujuannya tidak lain adalah implementasi dan Aktualisasinya sudah berjalan, harapan kami tidak hanya kegiatan ini saja yang berjalan tentunya kita akan mencari inovasi-inovasi yang lain, nanti diharapkan mahasiswa STIH Kabupaten Lumajang sebagai pusat dari FKUB atau Forum Kerukunan Umat Beragama yang ada di kabupaten Lumajang ini,” Papar Rosyid.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat membantu mewujudkan Kabupaten Lumajang yang rukun dan damai.
(sin)














