Pasca Banjir Lumpur di Dusun Biting, Pemdes Kutorenon Salurkan Bantuan Logistik dan Kesehatan

LUMAJANG, MMC.co.id

Pemerintah Desa (Pemdes) Kutorenon bersama sejumlah instansi terkait terus bergerak cepat dalam melakukan penanganan pasca-bencana banjir lumpur yang melanda wilayah Dusun Biting (Krajan 2, Biting 1, dan Biting 2), Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Hingga Senin (18/5/2026), posko penanganan di Balai Desa Kutorenon tampak dipenuhi oleh tumpukan bantuan logistik yang siap didistribusikan kepada warga terdampak. Bantuan yang masuk meliputi beras, air mineral kemasan, makanan anak dari Dinas Kesehatan (Dinkes), perlengkapan mandi, sabun cuci, hingga obat-obatan dan layanan kesehatan.

Kepala Desa Kutorenon, Faisal Rizal, saat ditemui di balai desa mengungkapkan bahwa banjir lumpur yang melanda sewaktu musim kemarau ini diperkirakan telah menimbulkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah. Infrastruktur desa seperti pagar pembatas, tembok penahan tanah (TPT), hingga bangunan parapet dilaporkan ambruk akibat terjangan arus air bercampur lumpur.

“Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Ada dua tembok pagar warga yang roboh, serta bangunan parapet yang ambruk. Untuk parapet, rencananya akan segera diperbaiki oleh pihak terkait,” ujar Faisal Rizal saat memberikan keterangan, Senin (18/5/2026).

Berdasarkan data validasi terbaru dari Pemerintah Desa, total warga yang terdampak banjir lumpur ini mencapai sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 4 Rukun Warga (RW) dan 14 Rukun Tetangga (RT) di sepanjang kawasan Dusun Biting.

Faisal juga menjelaskan, banjir kali ini memiliki karakteristik yang berbeda karena membawa material lumpur pekat dan banyak menghanyutkan pohon pisang, bukan gelondongan kayu besar. Muncul dugaan kuat bahwa banjir lumpur di tengah musim kemarau ini dipicu oleh adanya aktivitas penebangan pohon atau longsoran lahan di kawasan hulu (atas).”Ini sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu satu minggu, dan materialnya selalu lumpur pekat. Kemungkinan besar ada longsor atau penataan lahan di atas, sebab pohon-pohon penahan air sudah berkurang, sehingga pohon pisang yang tidak punya akar kuat ikut hanyut terbawa longsoran,” tambahnya.

Bupati Lumajang bersama Pemdes Kutorenon di Lokasi Bencana

Merespons bencana tersebut, Bupati Lumajang melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi terdampak pada pagi hari ini untuk meninjau kondisi warga serta memastikan langkah-langkah kedaruratan berjalan dengan baik.

Ketua BPD Kutorenon, H. Rokib, bersiaga di posko desa untuk mengoordinasikan distribusi bantuan logistik yang mulai mengalir dari berbagai pihak.

Ketua BPD Desa Kutorenon | H. Rokib

Terkait pemenuhan kebutuhan dasar warga, Pemdes Kutorenon mengapresiasi langkah cepat dari berbagai pihak yang telah menyalurkan bantuan ke posko maupun langsung ke lapangan. Beberapa instansi dan organisasi yang telah terkoneksi memberikan bantuan antara lain BPBD Kabupaten Lumajang, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), PMI, hingga komunitas perumahan terdekat seperti dari Pondok Asri dan lain lain. Selain itu, para relawan muda dan pelajar setingkat SMA juga turut turun langsung membantu tenaga dan logistik di lapangan.

Sementara itu, untuk mengantisipasi timbulnya penyakit pasca-banjir seperti gatal-gatal atau diare, Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama tim medis lokal telah menyiagakan posko kesehatan dan membagikan paket makanan khusus anak guna menjaga pemenuhan gizi balita di area terdampak.

Pemerintah Desa Kutorenon mengimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi hulu yang disinyalir mengalami penurunan daya serap air. Pemdes juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan jangka panjang terkait normalisasi saluran dan perbaikan infrastruktur yang rusak.

(sin)

Penulis: sinEditor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *