LUMAJANG|MMC.co.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang kembali melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan pada tahap kedua bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau secara optimal.
Pada pelaksanaan tahap kedua ini, sebanyak 280 warga binaan menjalani pemeriksaan darah yang mencakup skrining HIV dan hepatitis. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan guna mendukung deteksi dini penyakit menular serta memberikan gambaran kondisi kesehatan warga binaan secara menyeluruh.
Kasubsie Perawatan Lapas Kelas IIB Lumajang, Kukuh, menyampaikan bahwa kegiatan skrining tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Lumajang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh warga binaan.
“Kegiatan skrining Hepatitis dan HIV ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Dengan deteksi dini, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan dapat diketahui lebih cepat sehingga apabila ditemukan indikasi tertentu dapat segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat,” ujar Kukuh.
Ia menjelaskan, pelaksanaan skrining dilakukan secara bertahap agar seluruh warga binaan dapat memperoleh layanan kesehatan secara merata. Sebelumnya, pada tahap pertama yang dilaksanakan bulan lalu, sebanyak 250 warga binaan telah menjalani pemeriksaan kesehatan dengan jenis skrining yang sama.
Melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Lapas Kelas IIB Lumajang terus berupaya memperkuat layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular sekaligus mewujudkan lingkungan lapas yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh warga binaan.
(sin)














