Tanamkan Disiplin di Jalan, Polantas Lumajang Sambangi SMKN 1

Lumajang | MMC.co.id

Anggota Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Lumajang memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar di SMK Negeri 1 Lumajang, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan bertajuk Polantas Menyapa Pondok Ramadan tersebut digelar di Aula SMKN 1 Lumajang sebagai upaya menumbuhkan kesadaran serta membangun budaya disiplin berlalu lintas sejak usia pelajar.

Dalam kegiatan itu, Anggota Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Rima Mayangga Rivasari, mengenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas kepada para siswa. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor sebagai perlindungan utama saat berkendara.

“Helm bukan hanya pelengkap, tetapi alat keselamatan yang wajib digunakan. Banyak kasus kecelakaan berakibat fatal karena pengendara tidak menggunakan helm dengan benar,” ujar Aiptu Rima Mayangga Rivasari di hadapan para pelajar.

Ia juga mengingatkan para siswa terkait larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya, mengingat kendaraan tersebut tidak diperuntukkan untuk digunakan di jalur lalu lintas umum yang padat kendaraan bermotor.

Selain itu, para pelajar diimbau agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun sekadar menonton kegiatan tersebut karena berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Kami berharap para pelajar bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tidak ikut-ikutan balap liar, serta saling mengingatkan teman agar tetap tertib di jalan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, menegaskan bahwa kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah akan terus digencarkan selama bulan Ramadan.

Menurutnya, pendekatan edukatif kepada pelajar menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia remaja.

“Kami berkomitmen terus melakukan pendekatan edukatif melalui program Police Go To School dan Polantas Menyapa Pondok Ramadan. Harapannya, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dapat ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan orang tua, agar tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang.

(sin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *