Lumajang|MMC.co.id
Ps. Kasat Binmas Polres Lumajang, Iptu Irdani Isma, menjadi Inspektur Upacara di SMK Negeri 1 Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin (15/9/2025).
Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mengingatkan ancaman serius yang dihadapi pelajar di era digital.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti ratusan siswa-siswi, guru, serta jajaran kepolisian di antaranya Kanit Kamsel Satlantas, Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas, anggota Satlantas, dan anggota Satbinmas Polres Lumajang.
Dalam sambutannya, Iptu Irdani menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat untuk menimba ilmu, membangun kepribadian, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Ia mengingatkan agar siswa menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
“Generasi muda adalah penerus bangsa. Kita tidak boleh melupakan pengorbanan para pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan dengan darah dan nyawa. Nilai kepahlawanan ini harus kita jaga dengan cinta tanah air dan semangat bela negara,” tegasnya.
Iptu Irdani juga menyoroti ancaman radikalisme serta bahaya penyalahgunaan media sosial di kalangan pelajar.
Menurutnya, perkembangan dunia digital yang masif membuat pelajar rentan terpapar hoaks, cyber bullying, konten kekerasan, hingga paham radikal.
“Data menunjukkan, generasi milenial rata-rata mengakses internet delapan jam per hari dan tidak bisa lepas dari ponsel lebih dari tujuh menit. Ini menjadi tantangan besar karena ancaman hoaks dan paham radikal bisa masuk kapan saja,” ujarnya.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan serta pengawasan bersama antara sekolah, orang tua, dan pihak kepolisian.
Polri sendiri, kata Irdani, telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari patroli siber hingga penyelidikan terhadap tindak kejahatan berbasis elektronik.
Selain itu, Iptu Irdani mengingatkan soal bahaya kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, miras, hingga penyalahgunaan media digital.
Ia mengajak seluruh siswa agar lebih disiplin, rajin menuntut ilmu, serta aktif dalam kegiatan positif untuk membangun masa depan bangsa.
“Kami berharap generasi muda mampu memfilter informasi dan menjauhi pergaulan negatif. Mari tumbuhkan solidaritas, tingkatkan keimanan, taati aturan, dan jadilah pelajar yang berprestasi,” pesannya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Upacara pun ditutup dengan doa bersama, diiringi semangat siswa-siswi SMK Negeri 1 Tekung yang berjanji akan terus berkomitmen menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas.
(sin)














