Dalam video yang direkam pengguna jalan tersebut, seorang kernet bus terlihat menangkupkan tangan kepada petugas kepolisian.
Ia meminta maaf usai ditegur petugas karena marah-marah saat petugas tengah berupaya mengurai kemacetan.
Imbas Kemacetan Panjang dan Panas
Dikonfirmasi, Kanit Turjakwali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi Wicahyono membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa kru bus ngeblong atau menyerobot antrean saat terjadi kemacetan.
“Sopir ngeblong. Saat ditata, dia mengucapkan kata-kata tidak pantas ke petugas,” kata Rudi, Rabu (1/4/2026).
Diakui Rudi, petugas sempat tersulut emosi di tengah kemacetan panjang, cuaca panas, dan waktu tugas yang panjang hingga 12 jam
Kru bus pun meminta maaf atas hal tersebut. Sedangkan petugas berupaya meredam emosi sebisa mungkin agar permasalahan tak kian panjang.
Mereka pun kemudian melakukan pengecekan kelengkapan surat bus.
“Setelah itu mereka minta maaf dan mau ditata,” ujar Rudi
Ngeblong Memperparah Kemacetan
Rudi mengatakan pihaknya menyayangkan apa yang dilakukan kru bus kepada petugas, serta aksi ngeblong yang justru memperparah kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang.
Petugas menekankan kejadian ini menjadi contoh penting bagi semua pengemudi untuk tetap tertib dan sabar saat menghadapi kemacetan, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus lalu lintas.
Ia juga meminta maaf apabila peristiwa tersebut menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
“Semua juga ingin sampai, tapi kalau ngeblong kan makin macet,” kata Rudi mengingatkan.
Kejadian ini menarik perhatian warganet karena menampilkan interaksi tegang langsung antara aparat dan pengemudi yang melanggar aturan, sekaligus menunjukkan upaya polisi menertibkan arus meski menghadapi tantangan di lapangan














