Rakerkab KONI Lumajang 2025: Tambah 5 Cabor Baru, Targetkan Kembali ke 15 Besar Porprov

Lumajang | mmc.co.id

KONI Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) dengan tema “Semangat Menggapai Prestasi pada Porprov JATIM IX 2025” yang berlangsung di Gedung PKK. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Lumajang, Agus Triyono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Zainul Rofik, Ketua KONI Lumajang Budi Satria Andhika, serta perwakilan dari Komisi D DPRD Lumajang, OPD, dan seluruh perwakilan 48 cabang olahraga di Kabupaten Lumajang.

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Umum KONI Kabupaten Lumajang, Budi Satria Andhika, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyemangati para hadirin dengan ungkapan khas: “Lumajang… wani prestasi, Lumajang… bisa, Lumajang… juara!” Penuh semangat, para hadirin membalas dengan teriakan yang menggugah semangat para atlet dan pengurus olahraga.

Ketua KONI Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa Rakerkab 2025 menjadi momen penting dalam menyusun program kerja dan strategi peningkatan prestasi olahraga, dengan fokus utama persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

“Alhamdulillah, meskipun sempat mundur dari rencana awal di Januari, hari ini Rakerkab bisa terlaksana. Ini bentuk komitmen kami dalam membangun sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan para pengurus cabang olahraga (cabor),” ujar Ketua KONI Lumajang.

Dalam pidatonya, Ketua KONI juga menyoroti terbatasnya anggaran yang diterima tahun ini, yaitu sebesar Rp3,5 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung persiapan atlet-atlet potensial yang akan berlaga di Porprov. Sebanyak 95 persen cabor mendapatkan bantuan transport untuk pelatih dan atlet, meskipun ada keterbatasan dalam pemberian honor bagi pelatih cabang-cabang dengan biaya tinggi seperti sepak bola dan bola basket.

KONI Lumajang juga resmi menambah lima cabang olahraga baru, sehingga total cabor yang berada di bawah naungan KONI Lumajang kini menjadi 48. Penambahan ini dilakukan karena kelima cabor tersebut telah menunjukkan prestasi baik di tingkat regional maupun nasional.

“Khusus untuk triathlon, kami menyambut baik semangat dari pelatih dan atlet yang kini tengah menjalani training center tingkat nasional. Kami optimis, dengan pembinaan yang terstruktur, cabang-cabang baru ini akan menjadi kekuatan baru Lumajang di Porprov mendatang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, KONI juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan sektor pendidikan untuk mendukung keberlangsungan karier para atlet pelajar. Ketua KONI menyoroti adanya beberapa kasus ancaman dikeluarkannya atlet dari sekolah akibat ketidakhadiran karena latihan dan pertandingan. Ia berharap ke depan ada kebijakan yang mendukung fleksibilitas akademik bagi para atlet.

Di akhir pidatonya, Ketua KONI menyampaikan harapannya agar KONI Lumajang bisa kembali masuk dalam jajaran 15 besar Porprov Jawa Timur, seperti pada masa kejayaannya. Ia menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, media, dan masyarakat.

“Dengan semangat dan sinergi yang kuat, kita bisa mengangkat nama Lumajang kembali berjaya di dunia olahraga Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Sementara Kadispora, Zainul Rofik, mengatakan, “untuk Porprov, kita akan menyiapkan reward bagi atlet yang berprestasi di sana. Besaran rewardnya sudah ada di, kita perbukan. Nanti juga akan kita koordinasikan dengan koni,” ujar Zainul.

(sin)

Penulis: sinEditor: Biro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *