Lumajang | mmc.co.id
Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang menggelar acara Ruwatan Desa pada Jumat, 18 Oktober 2024, di Lapangan Minak Koncar. Acara ini merupakan ungkapan syukur seluruh warga desa atas limpahan rejeki, keamanan, dan kemakmuran yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Perayaan ruwatan desa Kutorenon dimulai dengan pembacaan Haflatul Qur’an Pendopo Balai desa sejak pagi sebagai bentuk penghormatan dan pengharapan kepada Yang Maha Kuasa. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan serangkaian hiburan, termasuk pertunjukan campursari yang menghibur seluruh pengunjung.
Puncak dari acara ini adalah pagelaran Wayang Kulit yang dipandu oleh Dalang Ki Danang Wikan Carito bersama Grup Amarta Budaya. Lakon yang ditampilkan adalah “Semar Bangun Kayangan”, yang menarik perhatian banyak penonton. Pagelaran ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Kutorenon, yang menghadirkan tradisi dan budaya lokal.
Acara Ruwatan di pimpin oleh Dalang Ruwatan Desa Ki Sucipto dari Tempeh, hadir dalam acara ini Forkopimcam Sukodono, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sukodono, tokoh masyarakat, serta warga desa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan kepedulian terhadap acara yang sarat makna ini.
Kepala Desa Kutorenon, H. Faisal Rizal, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya Yang tak terhingga teehadap Tuhan Yang Maha Esa. “Saya atas nama seluruh warga Desa Kutorenon mengucapkan Syukur dalam do’a kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rejeki, rahmat serta hidayah sehingga desa Kutorenon dan seluruh warganya diberikan keamanan, ketentraman, kerukunan, kebersamaan dan kemakmuran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Rokib Akbar juga menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sejumlah warga desa menyatakan kebanggaan mereka memiliki pemimpin seperti H. Faisal. “Saya senang dan bangga dengan pak Faisal yang selalu mengayomi warga, ramah, dan memenuhi keinginan warga,” ujar salah satu warga kepada awak media.
Acara ruwat desa ini tidak hanya menjadi momen celebrasi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi serta melestarikan budaya lokal. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan Desa Kutorenon terus berkembang dan sejahtera.
(sin)














