Lumajang | mmc.co.id
Beredar di media sosial TikTok, video menarik perhatian netizen saat seorang warga Lumajang, Pak Suwadi, memberikan pendapatnya tentang debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati, Cak Thoriq dan Ning Fika. Dalam cuplikan video tersebut, Pak Suwadi terlihat duduk bersila dengan latar belakang bendera Partai Gerindra, mengekspresikan kebahagiaannya saat menyaksikan debat.
“Saya rupanya anu… eee senangnya luar biasa, sehingga ingin tertawa terus sebetulnya melihat debat tadi,” ungkap Pak Suwadi dengan semangat. Dia memberi penilaian positif terhadap Cak Thoriq yang menggunakan nomor urut satu. “Nomor 1 sudah betul-betul nomor 1, nomor wahid! Bagus sekali,” lanjutnya.
Pak Suwadi menekankan pentingnya seorang pemimpin untuk tidak kalah dari yang dipimpin, mengisyaratkan bahwa pemimpin harus mampu memahami dan berinteraksi dengan rakyat. “Cak Thoriq dan Ning Fika luar biasa! Untuk menjadi pemimpin, terutama di Jawa Timur, khususnya Lumajang, harus menguasai lima bahasa,” paparnya.
Bahasa-bahasa yang dikemukakan oleh Pak Suwadi meliputi:
1. Bahasa Jawa
2. Bahasa Madura
3. Bahasa Indonesia
4. Bahasa Inggris
5. Bahasa Arab
Menurutnya, penguasaan bahasa ini penting agar seorang pemimpin dapat berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat. Dia menegaskan, “Makanya, kalau saya memilih Cak Thoriq, waduh, dan teman-teman masyarakat Lumajang ini, tidak salah pilih sampean. No. 1 Cak Thoriq memang luar… luar biasa!”
Dengan penuh semangat, Pak Suwadi mengakhiri ucapannya dengan harapan, “Sukses selalu No. 1.”
Video ini menggambarkan antusiasme masyarakat Lumajang terhadap Cak Thoriq sebagai calon pemimpin yang berkualitas, menambah dinamika pemilihan lokal yang semakin menarik perhatian publik.
(sin)














